Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 2016. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Januari 2017

Short Escape to Kepa Island

Berpetualang lagi ke Timur Indonesia, kali ini gw mengarah ke pulau Alor. Salah satu pulau kecil di provinsi NTT. Kali ini gw dinas bareng Daniel. Memanfaatkan waktu luang gw di weekend di pulau ini, gw coba menyebrang ke pulau kecil yang ga jauh dari Pulau Alor ini. Pulau Kepa namanya.

Menikmati semalam di pulau Kepa

Pulau Kepa ini ga terlalu luas dan ga banyak yang bisa dieksplor di pulau ini, karena memang kecil banget. Sabtu siang, gw berangkat ke pelabuhan di ujung lain pulau Alor, di sana pelabuhan untuk menyebrang ke beberapa pulau kecil ataupun ke pulau Flores. Menyebrang ke pulau Kepa ga perlu waktu lama paling hanya 5 menit tapi dengan arus laut yang cukup deras.

Di sana ada beberapa penginapan, tapi yang terkenal dan agak luas yaitu La P'tite Kepa. Salah satu penginapan yang biasa yang dikelola dan dimiliki oleh WNA dari Perancis. Menjadi salah satu tempat menginap yang paling ramai dan selalu penuh, wajar kalo gw booking dari jauh jauh hari, dan sistem bookingnya hanya bisa via sms tidak menerima telepon, itu sih yang gw pernah lakuin. Range harga buat ditempat ini berkisar 200 - 500 ribu per orang dan ada beberapa tipe rumah atau bungalow yang semuanya langsung menghadap ke laut. Fasilitasnya sederhana namun wah banget buat orang kota yang mau menyendiri.

Di belakang pulau ini ada pantai kecil yang ga begitu luas namun bisa untuk mandi dan berenang. Di tempat ini juga bisa ikut paket diving atau snorkling dan meraka punya jadwal untuk tempat spotnya.

Yang menarik di penginapan ini, para tamunya rata - rata adalah WNA dan menginap untuk waktu yang lama, biasanya lebih dari 1 minggu, bahkan ada yang sampai 3 bulan. Dan ketika waktunya makan, mereka semua berkumpul jadi satu meja dan mempersiapkan alat - alat makan bersama yang menurut gw KEREN!


Its time for dinner

Main House

Our Bungalow
Pantai di belakang pulau

Menjelajah pulau - pulau kecil di sekitar Pulau Alor

Minggu Pagi, setelah sarapan gw siap-siap buat snorkling di sekitaran Pulau, siapa yang ga tau tentang dunia bawah lautnya pulau Alor ini! Namun sayang ketika udah semua siap, ada kendala di kapal milik penginapan dan akhirnya batal untuk jalan. Harga buat snorkling kurang lebih 150 ribu, kalo buat diving kurang gitu tau, tapi ini meniatkan gw untuk ambil lisence dive!! Akhirnya gw menyewa kapal nelayan setempat untuk pergi keliling pulau. Dan akhirnya gw keliling pulau Ternate, disebut Pulau Ternate karena menurut temen gw, di sini kebanyakan orang berasal dari pulau Ternate Maluku. Di sini, gw sempat berenang menikmati alam bawah laut dengan alat yang seadanya. Di pulau ini juga terdapat home industri untuk kain tenun yang harganya variatif dan tentu lebih murah sebelum masuk ke kota.

Lest do this! its So fun!

Kacamata renang dengan kearifan lokal

Tenun made by home industri



Minggu, 23 Oktober 2016

Raja Ampat, 'short get away from earth to heaven of the sea'

Papua, pulau besar di timur Indonesia dengan sejuta eksotismenya. Beruntung gw bisa mendarat di pulau ini dan jalanin short trip yang waw banget. Perjalanan kali ini gw bareng Dery dan Alvert (baca:Apet) dan seperti biasa diakhir minggu dapet kesempatan jalan dan kali ini ke Raja Ampat, kepulauan yang belakangan banyak diomongin karena eksotismenya.

Perjalanan ke Pulau Waisai

Hari sabtu abis pulang kantor kira - kira jam 1, gw berangkat ke pelabuhan penyebrangan antar pulau di kota Sorong dan bersiap ke pulau Waisai di kepulauan Raja Ampat, ini salah satu pulau besar yang termasuk dalam kepulauan dan yang paling dekat dengan Papua. Harga satu orang sekitar 128 ribu per orang. Kapalnya lumayan besar dan nyaman. Perjalanannya kira-kira sekitar 2 jam.
Pas sampe di sana udah ada tukang ojek atau taksi yang siap anter ke penginapan. Harganya kalo taksi 100 rb kalo ojek sekitar 10 - 20 ribu sekali naik, jauh atau dekat.
Gw nginep di Hotel Raja Ampat karena ga kuat kalo di Waiwo atau Raja Ampat Dive Resort hahahahaha. Ratenya sekitar 500rb. Deket hotel ada pantai dan tempat makan yang bisa jadi pilihan. Malemnya gw ketemu sama orang yang siapin buat perjalanan besok.

Keliling kepulauan

Minggu pagi sekitar jam 8 karena ujan, gw mulai berangkat dari pelabuhan wisata (beda pelabuhan dengan pelabuhan penyebrangan. Trip kali ini ke Flying Monda - Sawinggrai - Pianemo - Arborek - Pasir Timbul - Waiwo dengan harga 4,5 juta per kapal muat isi sampe 6 orang.

1. Flying Monda

Di sini kita bisa liat karang karang atau pun beningnya air laut, di sini sih menurut gw biasa aja yah karena cuma liat sekeliling pulau aja dan ga bisa berenang.
Daerah Flaying Monda

2. Sawinggrai

Di sini kita bisa kasih makan ikan dan di tempat ini ada yang jual makanan ikan dari terigu terus dikasih air, harganya lumayan 150 ribu per baskom.
Ga boleh turun ke air!!!
Kampung Sawinggrai

3. Pianemo

Tempat ini disebut juga mini wayak, tempat yang bagus buat foto dan liat gugusan kars dari atas.
Foto Depan Pintu Masuk
The Main Photo of The Day


4. Arborek

Tempat luar biasa buat kelas snorkling, karena di tempat ini sampe kedalaman 2 - 3 meter aja udah bisa liat ikan lumayan gede bahkan jarang ikan kecil kecil.
Arborek!!!

Kearifan Lokal

5. Pasir Timbul

Gundukan pasir yang timbul di tengah - tengah laut, di sini kita bisa buat foto - foto dan ada spot diving ga jauh dari spot pasir timbul ini. Kalau kesorean ga akan dapet spot ini karena air sudah pasang
Pasir Timbul

6. Waiwo

Di tempat ini asalnya dermaga untuk waiwo resort tapi di sini kita bisa snorkling/diving tapi airnya ga sebagus arborek walaupun ikannya sama lah ga beda jauh.
Dermaga Waiwo Resort

Salah satu spot snorkling 



Yah buat gw lumayan lah antara harga dan yang pengalaman yang gw dapet. Sekedar buat info, kalo bisa mau ke sana 
  1. Jangan hari Sabtu atau Minggu karena ada beberapa tempat yang hari Sabtu atau Minggu merka ga perbolehin ada aktivitas di daerahnya alasannya karena mereka sebagian besar Kristen dan pada ibadah di hari itu.
  2. Kalo bisa punya license dive, karena nyesel kalo ga diving di sana
  3. Datengnya jangan pas musim angin karena pengaruh sama harga dan tempat yang dikunjungin
Selain tempat tempat diatas masih banyak banget spotnya yang bisa didatengin specially WAYAGdan MISOOL!


Sabtu, 11 Juni 2016

Jalan sambil makan di kota Malang (Part 2 : Wisata Batu)


Melanjutkan tulisan yang sebenernya udah terbit, namun karena berbagai hal makanya baru terbit lagi.

Kalau di Part 1 itu tentang jalan - jalan gw mencari makanan, di part ini gw jalan ke tempat wisata yang lagi hits di Kota Batu (1 jam dari Kota Malang).

1. JATIM PARK 2
Pagi pagi bener gw jalan ke Kota Batu sama Kevin, sekitar jam 9 udah berangkat, perjalanan menempuh jarak sekitar 1 jam dari Kota Malang. Hal ini karena gw ga tau jam operasinya tempat wisatanya. Dan ternyata untuk tempat wisata yang mau gw tuju pertama itu Museum Angkut tapi karena bukanya jam 12 siang dan gw sampe di sana jam 11 siang maka gw pindah ke Jatim Park 2.
Kenapa Jatim Park 2? Karena yang 1 nya itu buat yang bawa anak kecil. Tempatnya ga jauh dari Museum Angkut paling 15 menit ga sampe lah.
Di Jatim Park 2 ini ada 3 tempat wisata, Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan Museum Tubuh (Kalo ga salah yah) dan juga ada hotelnya Pohon Inn. Tiap tempat ada harganya untuk masuk dan juga ada paket kalo mau masuk tempatnya. Gw ambil paket Batu Secret Zoo sama Museum Satwa harganya 125 ribu.

A. Batu Secret Zoo
     Dari namanya aja udah zoo, berarti ini adalah kebon binatang kaya di deket rumah gw, ya walapun ga seluas yang di deket rumah tapi di sini cukup buat lah buat kaki pegel buat jalan. Konsep di sini adalah lo jalan ikutin jalan yang udah ada tracknya jadi jalan itu yang nuntun lo sampe ke jalan keluar, jadi lo harus tetep move on intinya!
Di sini lo bisa liat binatang - binatang (as always) juga bisa foto dan beli makan serta ada mainannya juga. Ada satu binatang yang buat gw excited banget dan cukup banyak di tempat ini! Namanya BINTURONG! Selebihnya ya kaya kebun binatang kaya biasanya lo akan liat banyak binatang.
Dan ini yang namanya BINTURONG

One of Them is The King Juliant (Madagascar)

                                 


B. Museum Satwa
     Kalo yang ini namanya museum pasti semuanya cuma pajangan. Yap! di sini lo akan banyak disuguhi berbagai binatang yang diawetkan/replika struktur tubuh binatang yang disusun menurut kategorinya. Konsep jalannya tetep sama kaya yang di atas.

Foto Depan Musium Satwa

Isi dalam Musium

Manny from The Ice Age

2. MUSEUM ANGKUT
Abis dari Jatim Park 2 sekitar 1 jam kelilng, gw balik ke Museum Angkut lagi. Dan sampe di sana, museum belum buka tapi yang antri udah banyak banget. Museum buka jam 12 pas!
Museum ini berkonsep tentang angkutan atau transportasi masal dari jaman ke jaman dan dari negara ke negara. Di sini lo bisa liat jaman sepeda yang tahun kesekian sampe tahun sekarang atau motor dan mobil pas jaman perang dunia 1 sampe sekarang atau juga ada beberapa replika mobil yang legendaris Hollywood kaya Bat Mobile (mobilnya batman) atau Mystery Truck (mobilnya Scooby Doo).
Harga masuk sini kurang lebih sama sekitar 125 ribu dan itu termasuk sama D'Topeng Museum.
Konsep jalannya juga masih sama kaya Jatim Park 2 dimana lo harus move on buat keluar dari zona nyaman lo!.
Salah Satu Awal Muasal Sepeda Motor

Triumph (Bagus buat Gentleman Ride)

Mobil Kepresidenan RI 1 era bung Karno

Mungkin ini saingannya Hudson Hornet from Cars

Salah satu pojok Musium Angkut

The Mystery Machine from Scooby Doo
Tuxuci, Salah satu mobil listrik karya anak bangsa

And this Bat Mobile


Sudut favorit untuk foto