Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Januari 2024

Jejak Langkah di Seberang Rumah (Part 1 : Sumatera Utara)

Jejak langkah di seberang rumah

Jejak kaki gw yang ada dibeberapa kota dan coba gw jelasin kota tersebut dengan point of view, oh ya ini gw dapet ketika gw masih dinas di perusahaan itu bersama mungkin kawan kawan kantor terbaik selama 9 tahun terakhir dan sekarang jejak itu harus berhenti di tahun 2022 ini..

Oke kita mulai dari kota yang paling ujung, btw gw gak bisa tau mana itu kota atau kecamatan yaak jadi gw namain sesuai nama yang gw tau.. lets check it out!


Sumatera Utara

Di provinsi ini, gw udah ke beberapa tempat, ada Binjai, Medan, Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Siborong borong, Tarutung, Kisaran, Rantau Prapat dan Sibolga.. Oke gw jelasin dari paling Timur atau paling Selatan dulu yaa yaitu 

Sibolga

Gw ke sini sekitar bulan Juni tahun 2015, terbang dari Jakarta terus transit ke Medan, dari Medan turun di bandara Ferdinand L Tobing, dari bandara ke kota kurang lebih sekitar 45 menit.
Kota kecil dengan langsung berbatasan laut, lupa di sana makanan apa yang terkenal, yang gw inget diajak ke lapo sihombing yang ada di jalan sebelum lewatin terowongan yang katanya dari jaman penjajahan.
Gw nginep di salah satu hotel terlama dan lumayan besar, hotel Wisata Indah kalau gak salah, hotelnya langsung berbatasan laut.. Kira kira itu untuk kota Sibolga, next kita ke Tarutung dan Siborong Borong

Tarutung dan Siborong borong

Ini masih dalam satu perjalanan dengan Sibolga, gw stay di Siborong borong dan hanya semalam, Kota yang dingin entah bisa disebut kota atau hanya kota kecamatan. Menginap di salah satu hostel di pusat pasar dan dekat dengan terminal. Ketika lagi kunjungan ke konsumen, mampir lah ke kota Tarutung, asli perjalanan dengan view tebing dan sawah ditambah sungai macam lukisan anak SD, sayang di Tarutung gak sempat untuk coba berendam Air Soda atau air belerang mungkin ya.


Pematang Siantar

Siantarmen, kalau kata orang yang berasal dari kota Pematang Siantar, kota sebelum menuju ke Parapat kalau dari arah Medan. Di sini gw nginap di Hotel Horison yang kala itu masih jadi satu dengan sebuah supermarket (Hypermart kalau gak salah). Kota yang terkenal dengan roti Ganda, yaitu roti tawar (semacam roti Hotdog) yang diisi selai srikaya, selain ini ada kedai kopi Kok Tong, Lapo Silindung, juga Seafood Asean. Jangan lupa untuk naik bentor dengan motor BSA nya (Birmingham Small Arms).


Kisaran

Kota ini berjarak 4 jam dari Kota Medan, bisa ditempuh pakai mobil ataupun kereta. Kota dengan lumayan banyak penduduk ras Chinesenya, sayang gak sempat merasakan IMLEK di sana, cuma liat pas persiapannya aja. Gw nginap didua hotel yang berbeda, pertama di hotel Nusa Indah yang berada di luar kota dekat jalan trans dan di hotel Marina kalau gak salah. Belakangan gw baru sadar, kalau ini adalah kota kelahiran Kakek dari bokap gw, sayang gw belum sempat bercerita dengan beliau tentang kota kelahirannya. Kota yang dikelilingi perkebunan sawit. Di sini ada resto yang terkenal dengan menu Indomienya "Indomie Atok" namanya, ada di dekat stasiun Kisaran.


Rantau Prapat

Salah satu kota yang juga ramai di Sumatera Utara dan merupakan kota paling ujung disebelah baratnya yang kalau jalan 1 jam lagi akan berbatasan dengan Bagan Batu (Riau). Salah satu kota yang ada Bioskopnya, selain Pematang Siantar dan juga Medan. Di kota ini juga ada beberapa supermarket lokal kaya Suzuya yang juga jadi Mall di sana (ada 2 Suzuya) dan juga Brastagi, di supermaket Brastagi ini banyak makanan makanan import dari Malaysia dan Spore. Makanan di tempat ini terkenal sama Miso nya tapi gw lupa warung yang enak apa namanya, di sini juga ada roti kaya roti ganda yaitu toko roti Double Bread namanya (terjemahan dari Roti Ganda), selain itu ada tukang mie ayam di simpang 6 yang bukanya hanya pagi sampai siang (saking larisnya), and the last itu ada kedai kopi Akur, tempat orang orang ngechill di waktu sore, kopi susu dan roti bakar selai srikaya jadi andalan kedai ini. Perjalanan dari Kota Medan ke kota ini memakan waktu sekitar 8 jam baik naik mobil ataupun kereta. Di kota ini untuk hotel juga lumayan ada pilihan yang sejajar lah untuk bisa tidur ada Suzuya, Permata Land (ada Gereja di sini) dan juga Platinum Hotel. Terakhir ke sini kalau gak salah medio 2017 deh.

Tebing Tinggi

Kota yang lumayan dekat dengan kota Medan, apalagi sekarang sudah ada jalan tol. kalau dari kota medan sekitar 2 jam lah ya kalau gak lewat jalan tol. Di kota ini dulu pertama kali nginapnya di hotel Malibou, hotel kelas bintang 2 kali ya, di sebelahnya ada nasi lemak yang enak dan seberangnya dulu ada ramayana, kedua kalinya nginap di Ray Inn dekat sama restoran India. Oleh oleh yang khas dari sana adalah roti kacang rajawali.


Lubuk Pakam

Kota paling dekat dengan kota Medan, bahkan kalau gak salah bandara Kualanamu ada di kota ini, gak banyak explore di kota ini karena dulu PP dari Medan ke Kota ini dan seinget gw cuma sekali ke kota ini dah.


Binjai

Kota Binjai, sama dengan kota Lubuk Pakam, merupakan kota yang dekat dengan kota Medan, namun hanya berbeda letaknya saja. Pertama kali ke sana bareng Co Le, nginap di hotel Kardopa dan kalau gak salah sempat ke Stabat juga cuma periksa pos doang abis itu pulang. Ada Mall namanya Binjai Mall dan stasiun kereta di sana. Kalau gak salah ingat itu ada 3 kali gw ke sana, bareng Co Le, Komik Vilia, Nose dan Kak Sef, tapi cuma yang pertama doang nginap di sana, sisanya PP ke kota Medan naik kereta dan turun pas di belakang kantor. 


Medan

Medan, kota yang gak akan habis kalau kuliner. Pertama ke sana kalau gak salah itu pas 2015 bareng Epit sama Yoshar, tapi cuma transit karena tujuan awalnya itu ke Rantau, Kisaran sama Tebing. Pertama kali cuma bisa makan duren Ucok, martabak piring di selat panjang, roti tissu dan sate padang di samping bank Panin Lapangan Merdeka sama beli bolu Meranti. Nah yang kedua bareng Co Le, baru dah kita kulineran dari soto sinar pagi, soto kesawan, bihun kari tabona, seafood wajir, nasi goreng pemuda, dimsum di nelayan resto, nasi kapau uni emi, ditambah nemu makanan enak bareng Vilia dan Komik yaitu ayam goreng RM Gumarang. Hotel langganan dulu adalah di Hotel Hermes ya walaupun biasa aja tapi lokasinya lumayan enak buat kulineran dan gak jauh dari supermaket Brastagi (tempat snack luar negeri berada), tapi pernah juga di Swiss Bell Inn yang di jalan Surabaya dan juga di Santika Dyandra.


Nah itu jejak kaki gw di Sumatera Utara, kalau tempat wisatanya udah ada dipost gw yang lain.. ok nanti lanjut ke part 2 mungkin ke Riau dulu kali yaaa... see you on the next post..

Selasa, 15 Desember 2015

Makan makan di Kota Medan

Kali ini masih mau bahas tentang makanan tapi beda kota, namun masih satu provinsi. Yap, di kota Medan, ibukota provinsi Sumatera Utara. Mungkin ga banyak tapi gw coba untuk kasih referensi aja.

1. Kari Tabona

Rumah makan kari tabona, di sini unggulannya yaitu daging ayam/sapi yang dimakan pake kuah kari dan juga bihun (lupa pake nasi/lontong). tempatnya berada persis di belakang hotel Hermes. Bukan cuma kuah kari di sini juga ada mie pangsit. Jangan lupa kalo pesen, bilang pake darah atau nggak, soalnya gw juga ga tau itu darah apa.
Kari Tabona

2. Nasi Goreng Pemuda

Nasi goreng ala melayu dengan tambahan lauk sate kerang yang cukup murah dengan porsi yang luar biasa. Tempatnya ada di seberang hotel Hermes, buka sekitar jam 6 dan cukup rame dengan parkir yang padet.
Nasi Goreng Pemuda

3. Resto Nelayan Merdeka Walk

Mungkin sama dengan konsep resto pada biasanya tapi di sini kita bisa nemuin pancake durian buat hidangan penutup. Tempatny ada ditengah  Merdeka Walk
Dessert Di Resto Nelayan, Pancake Durian

4. Martabak India

Lupa apa nama martabak indianya, tapi tempatnya ada di samping bank Panin depan Merdeka Walk. Di sini tempat makan tenda dengan menu khas india dan yang terkenal yaitu roti tisunya.

5. Martabak Piring

Salah satu jajanan khas kota Medan, yaitu martabak piring. Bentuknya mirip kaya kue lekker atau martabak tipis kering. Yang khas adalah cara masaknya yang pake piring besi dan dimasak dengan bahan bakar kayu. Kalo mau pesen mending sekaligus banyak karena yang antri dan pesen juga banyak. Tempatnya di jalan selat panjang di belakang hotel Swiss Belinn.
Martabak Piring

6. Seafood Wajir

Warung tenda seafood yang rame di kota ini. Tempatnya ada di belakang hotel hermes ga jauh dari tempat makan Kari Tabona. Temaptnya rame sampai-sampai waiting list terus buat makan dan kalo mau pesen makanan mending sekalian aja apa yang mau ditambahin, karena kalo mau nambah akan lebih lama secara yang dateng ga berhenti - berhenti.
Makan Seafood di Wajir Seafood

7. Rumah Makan Padang Umi Emi

Rumah makan padang yang terkenal dengan ayam goreng hangatnya. Tempatnya agak lupa karena agak ke tengah kota, tapi kalo kita tanya betor (becak motor) udah pasti tau kok mereka.

8. Soto Sinar Pagi Medan

Sebenernya saya belu pernah coba walaupun udah dua kali ke Medan. Tapi tetep saya masukin ke referensi karena soto ini emang terkenal dan hanya tahan sampai jam 2 karena selebihnya udah pasti abis.

9. Soto Kesawan

Salah satu soto khas Medan yang cukup terkenal walaupun ga setenar soto sinar pagi. Tempatnya ga jauh dari hotel Hermes, jalan kaki ke arah Merdeka Walk.
Soto Medan ala RM Soto Kesawan

8. Durian Ucok

"Belum Ke Medan kalo belum ke Durian Ucok" mungkin itu salah satu jargon di tempat ini. Durian sepanjang masa dan ga ada habisnya. Buat yang ke kota ini udah pasti tau tempat makan durian yang terkenal dan puas untuk makan durian. Kenapa puas? karena untuk durian yang ada di sini udah pilihan pakar durian dan kalo misalkan duriannya rusak bisa langsung diganti di tempat. Di sini duriannya juga bisa dibungkus dibawa pulang dengan packing khusus biar bisa masuk pesawat kalo misalkan pulangnya naik pesawat.
Durian khas Durian Ucok

Oh ya, kalo ke sini jangan lupa beli bolu meranti dan kalo mau mampir cari cemilan import bisa ke supermaket brastagi.